Pencuri Kripto Kuras Rekening Rp 4,6 T Ditangkap FBI

 Pencuri Kripto Kuras Rekening Rp 4,6 T Ditangkap FBI



Jakarta, 24 September 2024

FBI menangkap 2 orang terdakwa kejahatan terkait kripto di Miami.

Sejumlah 4.100 bitcoin atau hingga lebih dari 230 juta USD (sekitar 4,6  triliun) berhasil dikuras oleh para pencuri kripto.

Tersangka pencuri adalah Malone Lam pemuda warga Singapura (alias Greavys, Anne Hathaway, dan $$$) yang tinggal di Amerika Serikat. Tersangka kedua yang ditangkap adalah Jeandiel Serrano (alias Box, VersaceGod, dan @SkidStar), keduanya memiliki nama alias yang bermacam-macam, dan masih sangat muda, baru berusia 21 tahun.

Kedua orang ini  dikaitkan dengan kejadian pencurian dan upaya mengaburan/ pencucian aset dengan kripto pada bursa kripto dan layanan mix non kripto lain, Selasa (24/09).

 Bleeping Computer menyampaikan laporannya bahwa kedua anak muda ini melakukan serangan pada 18 Agustus 2024 yang lalu 

Korbannya seorang warga Washington DC.

Setelah melakukan illegal akses ke akun kripto milik korban, para tersangka mengirimkannya ke dompet kripto mereka sendiri.



Setelah berhasil mencuri dompet akun kripto mereka kemudian melakukan pencucian aset kripto.

Pencucian aset kripto dilakukan lewat kombinasi pencampur dan bursa kripto. Ini menggunakan 'peel chain' atau rantai pengelupas, dompet pass-through, serta VPN.

Penyelidik penipuan kripto ZachXBT yang membantu penyelidikan berhasil membongkar kejahatan dari konspirator pihak ketiga yang dikenal dengan nama alias Wiz.

 Kelompok itu menargetkan kreditor bursa Genesis dengan nomor ponsel palsu.

Mereka menyamar dengan menggunakan account Google dan dukungan layanan Gemini. Para tersangka mengaku akun korban telah dibobol, dan meminta mereka mengatur ulang autentikasi dua faktor (2FA) dan mendapatkan akses remote kontrol layar untuk kemudiab mengakses pasword korban.

"Penelusuran awal menunjukkan sebanyak 243 juta USD dibagi ke berbagai pihak sebelum dana mengalir ke 15+ bursa yang langsung bertukar ke Bitcoin, Litecoin, Ethereum, dan Monero," kata ZachXBT.

Kemudian dari hasil pencurian itu, mereka menggunakannya untuk gaya hidup mewah. Dari melakukan perjalanan internasional, pembelian mobil dan jam tangan mewah, tas desainer, hingga ke acara kelab malam di Los Angeles serta Miami.

Keduanya ditangkap FBI, setelah sebelumnya melakukan pelacakan  pengeluaran mewah mereka. Jejak unggahan media sosial teman-teman mereka juga ditelusuri pihak intelijen FBI dan membawa pada proses penangkapan mereka berdua (Vijay)





Komentar

Postingan populer dari blog ini